Cara Membuat Network Admin WordPress pada FreeBSD 10.0

Pada WordPress 3.0, Anda memiliki kemampuan untuk menciptakan jaringan situs dengan menggunakan fitur multisite. Artikel ini berisi petunjuk untuk membuat jaringan multisite.

Sebuah jaringan multisite bisa sangat mirip dengan versi blog pribadi Anda dari WordPress.com.  End user dari jaringan Anda dapat membuat situs mereka sendiri ketika dimintai, seperti end user WordPress.com dapat membuat blog. Jika Anda tidak memiliki kebutuhan untuk memungkinkan end user untuk membuat situs mereka sendiri pada permintaan, Anda dapat membuat jaringan multisite di mana hanya Anda, administrator, dapat menambahkan situs baru.

Sebuah jaringan multisite adalah kumpulan situs yang semua berbagi instalasi WordPress yang sama. Mereka juga dapat berbagi plugin dan tema. Situs individu dalam jaringan situs virtual dalam arti bahwa mereka tidak memiliki direktori mereka sendiri pada server Anda, meskipun mereka memiliki direktori terpisah untuk media upload dalam instalasi bersama, dan mereka memiliki tabel terpisah dalam database.

Berikut langkah – langkah untuk memulai instalasi wordpress dengan network admin.

Step 0. Langkah awal memulai

Dibandingkan dengan instalasi WordPress tunggal, instalasi Network memiliki pertimbangan tambahan. Anda harus memutuskan apakah Anda ingin menggunakan subdomain atau subfolder dan bagaimana Anda ingin mengatur end user. Instalasi tema dan plugin yang berbeda: misalnya di dalam kasus, masing-masing situs jaringan dapat mengaktifkan keduanya, tetapi tidak menginstal tema dan plugin tersebut.

Step 1. Persiapan  pada WordPress

Situs WordPress yang ada akan diperbarui saat berubah ke Network. Pastikan Permalinks bekerja pada WordPress.
Nonaktifkan semua plugin yang aktif. Anda dapat mengaktifkan kembali lagi setelah Network dibuat. Jika Anda berencana untuk menjalankan WordPress dari direktori sendiri, lakukanlah itu sebelum mengaktifkan Multisite.

Step 2. Perizinan Multisite

Untuk mengaktifkan menu item Network Setup , Anda harus terlebih dahulu config multisite dalam file wp-config.php.

Buka wp-config.php dan tambahkan baris berikut ini di bawah kalimat   /* That’s all, stop editing! Happy blogging. */.

/* Multisite */
define( 'WP_ALLOW_MULTISITE', true );

Kemudian refresh browser Anda.

Step 3. Install Network

Untuk membuat Network, klik Administrations > Tools > Network Setup. Berikut ini tampilannya :
01-29-01-2014-wp01-network

Addresses of Sites in your Network

User diminta untuk memilih antara sub-domain dan subdirectory, kecuali jika pengaturan yang ada telah dibatasi. Ketika user telah menconfigurasi Network apabila mau dikembalikan ke mode biasa maka akan terasa susah. User hanya perlu wildcard DNS untuk situs yang berbasis domain on-demand.

Sub-domains — a domain-based network in which on-demand sites use subdomains
Sub-directories — a path-based network in which on-demand sites use paths

Network Details

Ada beberapa field yang sudah otomatis terisikan, namun user masih bisa merubahnya sesuai keinginan.
02-29-01-2014-wp01-network

Server Address
Adalah domain dari URL yang dipergunakan oleh WordPress yang diinstall.
Network Title
Judul dari Network Admin
Admin Email Address
Adalah email dari super administrator yang menconfigurasi Network

Langkah selanjutnya klik button Install

Step 4. Enable NetworkKetika proses install berlangsung, maka akan ada proses enable network yang mempunyai 2 step, yaitu :

  1. Menambahkan line ke wp-config.php file
    proses disini menambahkan line multiuser demi kebutuhan user dapat mendaftarkan ke site.

    /* That's all, stop editing! Happy blogging. */
    /* Multisite */
    /*define( 'WP_ALLOW_MULTISITE', true);*/
    define('MULTISITE', true);
    define('SUBDOMAIN_INSTALL', false);
    define('DOMAIN_CURRENT_SITE', '10.10.0.88');
    define('PATH_CURRENT_SITE', '/wordpress/');
    define('SITE_ID_CURRENT_SITE', 1);
    define('BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1);
  2. Membuat  FollowSymlinks ke .htaccess file di directory wordpress
    RewriteEngine On
    RewriteBase /wordpress/
    RewriteRule ^index\.php$ - [L]
    RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
    RewriteRule ^ - [L]
    RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
    RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*\.php)$ $2 [L]
    RewriteRule . index.php [L]

Ketika sudah selesai, maka tinggal login ke WordPress. Kemudian clear cache dari browser Anda.
03-29-01-2014-wp01-network

Step 5. Network Admin

04-29-01-2014-wp01-network

Di bagian kiri menu toolbar WordPress ada menu Network Admin. Disana semua daftar situs, user, theme, dan plugins tersedia.

Step 6. Network Administrations

Ada beberapa hal tambahan yang mungkin perlu diketahui  tentang administrasi Network, dikarenakan kekompleksitasnya Multisite. Network Administrations ini perlu waktu khusus untuk mempelajarinya secara mendetails.

Sumber :

http://codex.wordpress.org/Create_A_Network

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s