5 Kunci Sakti Meningkatkan Kepercayaan Diri

Pernahkah kita melihat orang yang tersenyum, tapi tidak mengeluarkan tawanya dengan senang hati ? atau pernahkah kita melihat orang yang bingung, bersuara gemetar, atau yang lebih sadis, stress, ketika dia berada di atas panggung dan bingung secara tidak sengaja tanpa tahu bagaimana caranya untuk tampil di depan umum. Semuanya itu terjadi karena suatu  penyakit yang disebut dengan Tidak Pede/ Tidak Percaya Diri.

Definisi percaya diri sebenarnya banyak sekali, tergantung wawasan pendidikan, pengalaman dan juga persepsi seorang terhadap terminologi percaya diri itu sendiri. Tetapi secara sederhana pengertiannya menurut pengamatan dari 4 mata saya; dua mata hati saya dan dua mata diwajah saya, he he. Bahwa, percaya diri itu adalah sikap dimana kita memutuskan untuk tampil apa adanya dengan persiapan maupun tidak.

Ketika kita ingin menggunakan sebuah pakaian yang membuat kita tampil baik, pasti sebelumnya kita memutuskan bahwa sikap kita nanti adalah sikap yang sudah senantiasa kita tunjukan di hadapan orang lain, yaitu sikap biasa-biasa saja. Karena merasa seperti biasa adanya adalah sikap dimana kita percaya diri. Itu menunujukkan bahwa dengan itu kita sudah merasa terbiasa tanpa perlu memutuskan untuk berlaku percaya diri. Pahamkah, ? sederhanannya, percaya diri itu adalah membiasakan diri untuk tampil sesuai dan seperti adanya.

Meningkatkan rasa percaya diri itu sangatlah penting. Karena tanpa percaya diri tidak akan ada hasil yang membanggakan dari seseorang. Misalnya, bayangkan kalau seandainya seorang sule OVJ (opera van java) dengan kondisi gemetar di panggung holywood yang ditonton oleh seluruh artis amerika dan disana dia sendirian disuruh melakukan standup komedi ? lucu bukannnn ?? orang yang gemetaran bisa tampil baik. Logisnya, mana mungkin ada hasil terbaik kalau orang yang mengerjakan sesuatu hasil itu adalah orang dengan tanpa kepercayaan diri.

Dengan alasan itu, sudah sepatututnya kepercayaan diri itu perlu ditingkatkan. Menurut saya kepercayaan diri dapat ditingkatkan dengan:

  1. Keyakinan yang kuat terhadap kelebihan diri

Disini kita dituntut untuk optimis dan yakin pada kemampuan kita. Dengan kata lain kitalah yang meyakinkan diri kita untuk percaya diri. Lebih dari itu, kita bisa senantiasa menjauhkan pikiran kita dari kemungkinan buruk yang kita ada-adakan akan terjadi, dengan alasan karena kekurangan-kekurangan kita sebagai penyebab ketidakberhasilan kita tersebut dalam mencapai target hidup.

  1. Ingin tahu dan melakukan kegiatan baru

Ketika kita mengetahui hal baru atau hidup dalam lingkungan yang baru dan berkontribusi dalam lingkungan social yang baru kita akan tahu dan belajar dalam lingkungan tersebut. Secara tidak langsung nantinya seiring berjalan waktu kita akan terbiasa dan percaya diri ketika kita menemukan lingkungan atau kondisi yang sama dimasa depan.

  1. Berprasangka baik terhadap diri

Prasangka positif disini adalah buah hasil fikiran kita yang meneguhkan posisi keadan diri kita atau terus senantiasa berfikir positif terhadap bagaimanpun kondisi diri kita. Dengan kata lain, kita memvisualisasikan diri kita sebagai sosok yang baik. Sehingga akan menolak kita dari pemikiran pemikiran yang  merujuk ke kepesimisan individual intrapersonal diri.

  1. Meningkatkan kualitas komunikasi sosial

Percakapan adalah sebuah standar penting dalam mengukur kepercayaan diri seseorang. Secara umum rata-rata orang menilai bahwa orang yang percaya diri adalah orang yang asyk berbicara baik dalam kondisi formal maupun non-formal. Oleh karena itu, dalam peneguhan karakter diri kita untuk terus percaya diri, kita harus senantiasa meningkatkan kemampuan berkomunikasi di setiap kondisi. Baik individu dengan indivdu, individu dengan kelompok atau bahkan individu dengan masyarakat orang banyak (public speaking)

  1. Mengatakan “inilah aku, walau bagaimanapun aku”

Kalimat sederahana yang sering kita ulang-ulang seperti kalimat diatas dapat membentuk diri kita untuk terus menjadi sosok diri sendiri, tanpa meniru-niru orang lain. Pada dasarnya, kebanyakan orang yang meniru orang lain malah salah tingkah ketika dia memposisikan dirinya ditempat-tempat yang baru dan tak disangkanya.

Namun, berbeda dengan pribadi yang menjadi diri sendiri. Yang membawakan dirinya sebagaimana biasanya. Yang kemudian tanpa mebatasi perilakunya menjadikannya menyenangkan dan lebih powerfull. Nah, dari sana akan terbentuk tingkah natural apadanya. sehingga akan lahir sifat optimisme yang membuat kita di senyumi banyak orang dan lebih dikenal banyak orang dengan kepercayaan diri yang baik.

Kesimpulannya, Sudah jelas bukan, kunci dari percaya diri adalah membuat diri kita terbiasa dengan apa yang membuat kita kehilangan percaya diri. Kita harus senantiasa nyaman, aman, dan merasa kita bisa melakukan sesuatu tanpa banyak pertimbangan.

Tips diatas akan lebih sempurna terasa manfaatnnya ketika pembaca mengikuti prosedur berikut.

Tips tadi ditulis di dalam sebuah kertas yang menurut saudara bisa dibawa-bawa dan menarik. kemudian bawalah kertas itu setiap saudara melakukan aktivitas yang menuntut kepercayaan diri saudara ditampilkan. Lalu setelah saudara hafal intruksi dan tips-tipsnya saudara tidak perlu membawa kertas tersebut lagi. Hasilnya, perhatikannlah pergaulan anda dan perubahan baik anda nanti !

Salam Pemburu – Cerdas Mulia…

Rizki Ananda (Certified Assistant Inspirator CerdasMulia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s